7 tips agar kebun sayuran anda tetap terawat selama anda pergi

Saya hobi berkebun meski belum saya lakukan secara serius. Kendala yang biasa saya hadapi adalah ketika saya harus pergi dalam waktu yang cukup lama, satu minggu atau dua minggu. Saya merasa berat hati untuk meninggalkan tanaman saya. Siapa yang akan merawatnya? saya pernah pergi dalam kurun waktu yang lumayan lama, yaitu selama tiga minggu lebih, dan sepulangnya saya ke rumah mendapati kalau tanaman saya sudah layu dan mati karena kurang minum. Saya bukan orang kaya yang memiliki tukang kebun untuk membantu menjaga kebun saya. Saya harus melakukan segala sesuatu sendiri. Dan tentu saja saya harus pintar untuk mensiasati ini. Karena dikantor saya ada pekarangan luas yang tidak dimanfaatkan saya minta izin kepada office manager untuk menanami lahan tersebut dengan sayuran. Kebetulan dia orang yang baik dan sangat supportif dan dia mengizinkan saya. Sekarang saya sudah menanam sayuran berupa bayam, kangkung, terong dan cabe.

Saya melibatkan satu orang teman saya untuk memelihara kebun saya. Kebetulan dia juga pencinta tanaman. Dia bersedia memberi tanaman saya minum selama saya pergi. Dan hal itulah yang saya lakukan sekarang. Jika saya bertugas keluar kota saya akan minta tolong dia untuk menjaga kebun saya.

Ketika saya pulang dari dinas satu hari yang lalu saya mendapati email dari mailing list langganan saya yang juga memuat tips bagaimana kebun kita agar tetap terjaga selama kita pergi. Berikut adalah tipsnya:

Pilih waktu perjalanan Anda ~ Pikirkan tentang kapan sayuran dan buah akan siap dipanen. Jika Anda akan pergi di musim panas, pilihlah waktu pertengahan musim panas. Sayuran musim semi anda seharusnya bisa dipanen semua sedangkan sayuran musim panas anda masih belum akan panen. Dengan cara itu Anda bisa mendapatkan berlibur, tanpa khawatir jika tanaman pangan anda akan matang dan yang menikmati itu semua hanya burung.

Well, agak bingung mungkin dengan tips-nya. Karena kita di Indonesia hanya mengenal dua musim. Kita tidak memiliki musim dingin atau musim gugur. Jika diterjemahkan ulang ke kondisi di Indonesia maka mungkin cara yang tepat untuk membaca waktu panen sayuran kita adalah dengan melihat umur tanam dari sayuran yang kita tanam. Misal, seperti bayam, kurang lebih 1,5- 2 bulan kita sudah bisa memanen sayuran tersebut. Untuk terong waktu panennya akan lebih lama, mungkin akan butuh waktu sekitar 4 bulan, dan kadang tanaman ini bisa bertahan hampir satu tahun sehungga kita bisa memanennya berkali-kali. Belakang ini agak sulit menenukan kapan musim hujan atau kapan musim panas. Perubahan iklim telah merusak tatanan pola tanam kita. Namun jika nada menanam sayuran dipolibag akan agak gampang. Jika musim panas, anda harus rajin menyiram tananaman sayuran anda dan memastikan kalau mereka tidak kurang minum.

Panen sebanyak mungkin sebelum anda berangkat atau pergi liburan ~ Katakanlah Anda akan pergi selama seminggu atau lebih. Dalam hal ini saya akan memanen semua tanaman kacang saya, termasuk yang masih terlalu kecil untuk digunakan. Jika anda membiarkan kacang anda masak selama anda pergi mereka akan berhenti menghasilkan. Jadi, Anda perlu memilih apapun yang mungkin bisa dipanen selama ketidakhadiran Anda. Anda dapat melakukan hal yang sama dengan tanaman terong jika anda ingin mereka terus berbuah dan menghasilkan. Untuk tomat dan juga lada, biasanya tidak masalah jika kita tidak memetiknya dan membiarkan mereka layu dan jatuh ke tanah. Jika anda menanam labu maka petiklah semua bunga betinanya. Anda juga akan terkejut ketika pulang nanti dan mendapati tanaman zucchini tumbuh dengan cepat dalam cuaca musim panas yang hangat.

Tomat dan Capsicum (cabai) biasanya OK jika mereka tetap berada di pabrik atau jatuh ke tanah. Pergi berkeliling dan mengambil semua bunga betina dari tanaman labu Anda musim panas. Anda mungkin akan terkejut betapa cepat zucchini dapat tumbuh dalam beberapa hari apalagi seminggu dalam cuaca hangat.

Hal lain yang akan mungkin ingin anda lakukan disaat terakhir sebelum Anda pergi, adalah pergi untuk memanen sayuran segar yang Anda miliki di kebun dan membawanya bersama Anda, terutama jika Anda mengunjungi teman atau kerabat.

Bersihkanlah kebun anda dari gulma dan rumput– Cabutlah gulma yang lebih besar. Anda tidak ingin pulang ke rumah untuk menemukan kebun Anda dipenuhi dengan rumput liar besar, bersaing dengan sayuran Anda untuk makanan dan air. Dan semua gardener memahami bahwa satu musim benih rumput, berarti tujuh tahun penyiangan! Tidak seorang pun menginginkan hal tersebut dikebun organik mereka.

Beri tanaman pangan anda dengan air yang cukup– Meskipun sudah turun hujan, tetap berikan kebun anda air yang cukup sebelum anda pergi. Lebih baik lagi adalah untuk mengatur sistem irigasi dengan timer yang dapat diandalkan. Maka Anda tidak perlu berpikir tentang hal ini saat Anda sedang pergi.

Tambahkan mulsa organik– Dengan asumsi bahwa Anda akan pergi selama musim panas, lapisi kebun sayuran Anda dengan mulsa setebal (15cm / 6inches) dengan mulsa organik yang bagus. Sertakan kompos organik dibawah mulsa yang dapat mempercepat pertumbuhan tanaman anda. Mulsa akan membantu mencegah kehilangan air dan memperlambat tumbuhnya gulma.

Jika anda tertarik untuk tahu lebih banyak lagi tentang tips berkebun secara organik anda bisa mengunjungi situs berikut: http://www.1stoporganicgardening.com/holidays.htm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s