Go Green

Green. Belakangan ini anda mungkin sering mendengar kata ini. Misal: Go Green, Green Economic, Green Building, Green Entrepereneuships, dan banyak kata ‘green’ lainnya.

Sebelumnya, beberapa tahun yang lalu, saya hanya mengenal kata ‘Green’ sebagai salah satu dari jenis warna dari beraneka warna yang ada, green berarti hijau. Warna daun, umumnya adalah hijau. Trus anda mungkin ingat kalau di sekolah dasar kita belajar mengenai daun hijau dan klorofil. Terus apa itu klorofil? Klorofil adalah kelompok pigmen fotosintesis yang terdapat dalam tumbuhan, menyerap cahaya merah, biru dan ungu, serta merefleksikan cahaya hijau yang menyebabkan tumbuhan memperoleh ciri warnanya.

Lampu Hijau, Lampu Merah, dan Lampu Kuning. Hijau berarti boleh jalan. Makanya di dalam istilah bahasa indonesia, jika seseorang sudah mendapatkan lampu hijau, maka itu adalah pertanda positif. Itu artinya orang tersebut sudah diberi restu untuk melakukan hal yang dia sukai. Misal, Deni sudah mendapat lampu Hijau dari Orang Tua Ani, artinya, orang tua ani tidak berkeberatan dengan kedekatan Deni dengan Ani.

Tetapi belakangan ini, kata Green, tidak bisa lagi langsung diartikan sebagai warna Hijau. Bagaimana cara anda menterjemahkan “Green Economic” apakah “ekonomi hijau”? Terus apa pula arti dari green economic tersebut? Mengikuti kata green, anda juga akan sering menemukan kata, sustainable, eco-friendly, and healthy living. Apa lagi maksud dari kata-kata tersebut?

Bagi anda yang jurusan sastra Indonesia atau Sastra Inggris, anda mungkin familiar dan juga mengikuti perkembangan dari perluasan makna “Green” ini. Namun bagi anda yang awam seperti saya, maka akan agak kesulitan dalam memahaminya. Yang anda ketahui, bahwa kata “green’ yang sekarang menjadi trend, itu ada hubungannya dengan keberlanjutan lingkungan/ lestari. Anda juga pasti familiar dengan kata recyclable, biodegradable, or nonpolluting.

Menurut business’ Dictionary, Green berarti: Having positive environmental attributes or objectives.

Sebelum kata Green yang diasosiasikan dengan Lingkungan di Indonesia bingung, kita penduduk Indonesia mungkin juga pernah mendengar kata Green Card. Apa makna green yang dikawinkan dengan card tersebut? Apakah ada hubungannya dengan lingkungan juga? Ternyata tidak, karna kata green card, bermakna “Permanent Residence of The US, yang secara informal dikenal dengan Green Card. Terkait dengan hal ini Passport Indonesia mungkin juga bisa dibilang Green Card, karena berwarna Hijau.

Kita akan coba bahas Definisi dari “Green Economics”, apa maksud dari green economics?

A methodology of economics that supports the harmonious interaction between humans and nature and attempts to meet the needs of both simultaneously. The green economic theories encompass a wide range of ideas all dealing with the interconnected relationship between people and the environment. Green economists assert that the basis for all economic decisions should be in some way tied to the ecosystem.

Kira-kira terjemahan kasarnya adalah seperti ini:

Sebuah metodologi ekonomi yang mendukung interaksi yang harmonis antara manusia dan alam dan upaya untuk memenuhi kebutuhan keduanya secara bersamaan. Teori-teori ‘green economic’ mencakup berbagai macam ide yang berhubungan dengan saling keterkaitan antara manusia dengan lingkungan. Green economists menyatakan bahwa dasar untuk semua keputusan ekonomi bagaimanapun juga haruslah terkait dengan ekosistem.

Istilah lain yang mirip-mirip dengan Green Economic adalah Ecological Economics. Istilah Green yang berhubungan dengan lingkungan ini mencuat dan menjadi trend dikarenakan keprihatinan terhadap kondisi alam yang semakin menggenaskan. Perubahan Iklim, sumber daya alam yang sudah terkuras habis, kerusakan hutan, revolusi hijau, pengrusakan hutan, bencana yang semakin sering terjadi, polusi yang tinggi, air yang semakin langka, dan banyak kemerosotan dan kerusakan lainnya. Jika kita tidak merubah prilaku kita, dan tidak memulai sikap “go green” maka bisa dipastikan kalau bumi kita dan generasi mendatang akan sengsara.

Sekian dulu untuk diskusi “green” untuk kali ini, nanti kita akan membahas hal lain terkait dengan green, salah satunya adalah “green consumers”.

One thought on “Go Green

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s