Waka Waka (Do It)

Jika kita mendengar mengenai Africa, maka yang terbayang adalah negara dengan tingkat kelaparan terbesar di dunia.  Negara dengan masyarakat mayoritas berkulit hitam dengan tingkat kemiskinan yang tinggi. Atau di Indonesia, kita mungkin sering mendengar orang-orang dari Nigeria yang tertangkap karena kepemilikan Narkoba atau karena menjadi bandar Narkoba.  Berita mengenai Afrika sering kelam seperti halnya warna kulit mayoritas warga-nya.

Mungkin baru awal tahun 2010 kita memiliki sedikit pandangan berbeda mengenai Afrika. Kita mulai mendengar mengenai sebuah negara maju di Afrika, yaitu negara Afrika Selatan yang berada di bagian selatan Afrika.  Ketika saya duduk di bangku SMA, saya kaget ketika menyaksikan kontes ratu kecantikan sejagad, miss universe dimana perwakilan dari negara Africa Selatan berkulit putih.  Hal tersebut membuat saya kembali membuka buku sejarah dan belajar mengenai politik apharteid, dan mengetahui kalau di Africa Selatan banyak warga kulit putih-nya. Afrika Selatan sangat kaya dengan bahan tambang.

Afrika merupakan benua terbesar kedua setelah Asia, dan pada benua ini terdapat kurang lebih 54 Negara. Satu per tujuh dari total populasi dunia berada pada benua ini. Konon katanya Afrika merupakan tempat yang paling awal ditinggali oleh Manusia. Hampir seluruh negara ini pernah dijajah, antara lain oleh Inggris, Italia, Jerman dan Perancis.

Africa juga menjadi sangat eksotis dan menjadi buah bibir ketika Shakira dengan wajah cantik dan tarian gemulai-nya bernyanyi waka-waka di piala dunia tahun 2010.  Di Indonesia sendiri, banyak generasi muda yang mulai memiliki hasrat untuk jalan-jalan kesana.

Ketertarikan saya dengan negara Africa sudah cukup lama, kurang lebih sudah dari 12 tahun yang lalu.  Ketika itu saya menyadari kalau masih ada orang didunia ini yang mengalami kelaparan bahkan bisa meninggal karena kelaparan. Dan betapa ironisnya hidup jika di negara-negara maju seperti UK dan US banyak orang yang menderita penyakit karena kegemukan, di Africa yang terjadi malah sebaliknya, banyak orang yang sakit bahkan bisa meninggal karena kelaparan.

Ketika SD saya sudah belajar mengenai PBB, namun baru ketika SMA saya mengetahui lebih banyak mengenai badan-badan PBB, dan mengenai kerja serta visi misi-nya. Dari majalah dan juga televisi saya mengetahui bahwa ternyata didunia ini banyak orang-orang yang terpanggil jiwa-nya untuk mengabdikan hidup mereka sebagai pekerja sosial dan mengabdi untuk perdamaian dan kesejahteraan manusia lain.  Entah kenapa saya merasa kalau saya juga salah satu diantara orang tersebut.

Saya suka membaca berita mengenai isu sosial dan kemiskinan.  Dari saya kuliah saya tertarik mempelajari mengenai community service dan saya sudah mulai mengalokasikan waktu saya untuk kegiatan sosial/ sukarela. Bahkan hasrat untuk volunteer di Afrika sampai sekarang masih tinggi.  Saya tidak tahu kenapa.  Kadang saya ingin melupakan mimpi tersebut. Namun saya tidak bisa. Saya memiliki pekerjaan yang lumayan mapan, tetapi jika saja saya diberikan kesempatan untuk mengabdikan hidup saya ke daerah termiskin di dunia, dimana saya harus meninggalkan zona nyaman saya maka akan saya lakukan. Saya tidak mengilai harta atau jabatan.  Bagi saya kesenangan terbesar hidup adalah ketika bisa bermanfaat bagi orang lain dan mewujudkan impian hidup.

Jika hanya keinginan untuk berkunjung atau berwisata, hal tersebut bisa saya wujudkan, saya memiliki cukup tabungan untuk melakukan perjalanan kesana.  Namun yang saya inginkan lebih dari itu.  Saya ingin tinggal menetap sekitar satu atau dua tahun, hidup dengan segala keterbatasan, dan bersama dengan masyarakat desa miskin disana melakukan sesuatu yang berguna. Pepatah mengatakan there is a will there is a way.  Entah kenapa saya yakin jikalau mimpi saya akan terwujud (suatu saat nanti).

Aneh-nya mengenai mimpi, mereka sudah menentukan keinginannya sendiri. Teman saya berkata, kenapa tidak di Jakarta saja, banyak kok orang miskin disini, dan kamu bisa bergabung dengan lembaga sosial melakukan volunteer work disaat weekend sehingga kamu tidak perlu mengorbankan pekerjaan-mu.  Seandainya saya bisa berkata begitu pada diri saya.  Uniknya mengenai mimpi adalah kita tidak yakin bisa mencapainya, dan kadang susah dicerna oleh logika, dan banyak orang yang meragukannya, bahkan mungkin diri kita sendiri juga bisa ragu.

Anda yang kebetulan membaca blog ini, apakah anda memiliki mimpi atau ketertarikan yang sama? atau anda memiliki mimpi yang lain? apakah anda yakin bisa mencapai mimpi tersebut? apakah orang disekeliling anda mendukung anda dan percaya anda akan berhasil menggapai mimpi anda? well, jangan dengarkan orang. Jika anda yakin dengan mimpi anda, dan mimpi tersebut bukan suatu hal yang buruk, mimpi tersebut tidak akan merugikan dan menyakiti orang lain maka go for it.  Maju terus pantang mundur.

You’re on the frontline
Everyone’s watching
You know it’s serious
We’re getting closer
This isnt over

The pressure is on
You feel it
But you’ve got it all
Believe it

When you fall get up
Oh oh…
And if you fall get up
Oh oh…

Tsamina mina
Zangalewa
Cuz this is Africa

Tsamina mina eh eh
Waka Waka eh eh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s