Keong Racun

Siapa diantara anda yang sampai sekarang masih rajin membuka kamus, khususnya kamus bahasa Indonesia? Jujur kalau saya sendiri terakhir membuka kamus bahasa Indonesia adalah ketika saya duduk dibangku SMA. Itupun karena guru bahasa Indonesia menugaskan saya untuk mencari arti kata tertentu dalam bahasa Indonesia.

Beberapa orang-orang disekeliling saya yang saya tanya, mengakui kalau mereka tidak begitu memahami bahasa baku dalam bahasa Indonesia.  Bahkan saya memiliki teman yang draft surat bahasa Indonesia yang dia tulis dikoreksi oleh atasannya yang berkewarganegaraan asing.  Atasannya lebih bisa menulis surat formal dalam bahasa Indonesia baik dan benar.

Sewaktu kita kecil, kecepatan otak kita dalam menghafal kata baru sangat tinggi. Kita memiliki ketertarikan dan juga keingintahuan yang besar.  Kita menghafal dan bertanya mengenai nama dari benda yang kita jumpai. Namun ketika kita sudah beranjak dewasa, dengan kemampuan berbahasa yang kita nilai cukup, keingintahuan mengenal kata baru menurun secara drastis.  Kita merasa puas dengan sejumlah kata yang sudah kita kenal. Sehingga ketika usia kita bertambah, kita nyaris tidak lagi belajar kosa kata baru.  Dan itulah yang saya rasakan sekarang.

Tetapi seperti kata pepatah, tidak ada kata terlambat.  Saya berencana untuk membeli kamus bahasa Indonesia. Saya juga sudah mendaftar untuk mengikuti kursus bahasa asing (bukan inggris).  Saya akan meluangkan waktu secara teratur untuk membolak-balik kamus, baik bahasa Indonesia ataupun kamus lain. Semoga saya bisa menjaga komitmen saya untuk menjadi lebih baik dalam berbahasa.

Berikut adalah istilah bahasa Inggris yang relatif baru: netbook, tweet, Offshorable, buzzword, dan banyak lainnya.

Artinya adalah sebagai berikut:

Netbook:  Small laptop computer which weighs less than 3 pounds and hasa 7 to 10 inch screen.

Tweet: People who ‘tweet’ send short messages via the microblogging service Twitter (hayo ada yang bisa terjemahin ke bahasa Indonesia ngga? Atau nge-tweet sudah jadi bahasa Indonesia?)

Offshorable: something that can be done or produced in another country, especially at reduced costs.

Perkembangan bahasa inggris sangat cepat. Namun tidak demikian halnya dalam bahasa Indonesia. Mengenai perkembangan kosa kata dalam bahasa Indonesia, apakah ‘keong racun’ bisa dijadikan sebagai contoh penambahan vocab? Dasar kau keong racun, He he… Peace.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s