Keluarga harta yang paling berharga

Apa yang paling berharga di dunia ini? bagi saya jawabannya adalah keluarga.  Seperti apapun anda mencoba pergi dan melupakan mereka, anda pasti akan kembali kepada mereka.  Sumber kebahagian hidup adalah memiliki keluarga yang mencintai anda.  Namun jangan bayangkan bahwa hubungan keluarga tersebut akan selalu harmonis, karena itu bukanlah rumus dari kehidupan.  Hidup adalah susah dan senang. Siang dan malam. Tangis dan tawa.  Sama halnya dengan keluarga, hubungan itu tidak akan selalu mulus, ada benci, marah, dan tentu saja cinta.  Hari ini anda akan murka, namun besok anda sudah memaafkannya.  Hari ini anda akan marah, namun hari selanjutnya anda akan melupakannya dan kembali tertawa.

Hubungan saya dengan nyokap saya tidak selalu mulus.  Ketika saya kecil, dia sibuk bekerja dan jarang di rumah.  Ketika dia kembali, dia sudah lelah dan letih.  Saya tidak bisa mengingat momen dimana saya bermanja dan bermain dengannya. Puncak dari hubungan buruk kita adalah ketika saya remaja. Masa SMA adalah masa terburuk saya.  Hampir setiap hari kita bertengkar.  Saya berharap agar bisa pergi jauh meninggalkannya.  Saya membencinya.  Bagi saya dia adalah sosok Ibu yang egois dan selalu memaksakan kehendak. Dia tidak pernah mendengarkan saya, dan selalu menyalahkan apapun yang saya kerjakan. Saya merasa sebagai orang yang paling tidak beruntung di dunia karena memiliki seorang Ibu seperti dia. Seorang anak juga berhak punya amarah dan rasa benci, dan saya menyimpan rasa itu dalam waktu yang cukup lama.

Tetapi setelah bertahun-tahun berpisah, setelah makan asam garam kehidupan, setelah tumbuh, berkembang dan menjadi dewasa.  Saya menyadari bahwa saya mencintainya. Setiap detik dalam kehidupan saya, wajah dia selalu terbayang.  Dibalik rasa sakit, kecewa, amarah, ternyata dengan kadar yang sama, saya juga memiliki rasa cinta, sayang dan juga kekaguman kepadanya.  Hal tersebut baru saya rasakan beberapa tahun terakhir.  Dia terlalu sibuk, karena setiap kehidupannya adalah perjuangan.  Dia berjuang dan berusaha keras agar anak-ankanya bisa menjadi lebih baik, tidak seperti dia. Dia memiliki segudang alasan atas sikap kerasnya, dia memiliki penjelasan atas pertengkaran yang selama ini kita alami.  Dibalik keangkuhan yang dia tampilkan tersimpan jiwa yang rapuh. Dia adalah seorang wanita yang lemah, dia hanya seorang ibu yang mencintai anak-anaknya. Kesalahan kami adalah, kami tidak pernah berbicara dari hati ke hati.  Kurang komunikasilah yang menyebabkan renggangnya hubungan tersebut.

Hari ini saya menonton film ‘Ms Washington Going to Smith’, sedikit banyaknya karakter Zoe di film tersebut mirip dengan saya.  Seperti umumnya cerita film, endingnya selalu ‘happy end’.  Namun jangan harap bahwa kehidupan anda juga seperti dalam film. Tidak ada kehidupan yang sempurna. Namun kita harus selalu berusaha membuatnya sempurna.  Kita harus menjadikan hari ini lebih baik dari hari selanjutnya. Sama halnya dengan hubungan anda dengan keluarga, baik itu dengan bapak, ibu, kakak atau adek anda. Anda boleh marah, anda boleh benci, namun waktu akan menyatukan anda. Jadi jangan pernah kecewa atau menyesali diri.  Kadang tidak ada yang bisa anda lakukan untuk memperbaiki selain menunggu. Menunggu dan menunggu. Jangan pernah berputus asa.  Akan ada saat dimana ada merasa orang yang paling beruntung didunia karena memiliki keluarga seperti keluarga anda sekarang.

Saya tidak bisa menjelaskan rasa bahagia yang saya rasakan. Kembali berdamai dengan nyokap, dan memiliki hubungan yang lebih baik dengan kakak dan bokap adalah hal terindah dalam hidup ini.  Rasa damai, tenang, senang, memenuhi diri ini.  Dan rasanya sunggu melegakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s