Life without music

Saya sangat suka mendengarkan musik. Rasa letih dan lelah seakan lenyap dan berganti dengan rasa tenang nan damai.  Beberapa waktu lalu saya suka bangun pagi mendengarkan suara burung yang dipadukan dengan musik klasik sambil melihat matahari terbit.  Namun belakangan saya lebih sering terbangun malam.  Dan kegiatan yang saya senangi adalah duduk diam di kursi malas sambil mendengarkan radio atau musik dari MP3 player.

Bermalas-malasan, relax, dan tidak melakukan aktivitas apapun sungguh menyenangkan.  Seakan dunia berhenti berputar dan kita terbebas dari segala beban yang dipikulnya.  Alunan musik dapat membuat kita sejenak melupakan bahwa di belahan barat Indonesia telah terjadi Tsunami yang menewaskan ratusan orang atau letusan gunung merapi di Jawa Tengah yang juga mengorbankan banyak jiwa.  Entah apa lagi bencana yang akan terjadi di negara kita yang tercinta ini. Pernahkah anda berfikir kalau anda atau keluarga yang anda cintai bisa saja menjadi korban.  Dan jika hal tersebut terjadi apa yang akan anda rasakan?

Suara Chrisye mengalun lembut, mengiringi ketikan saya:

Walau keujung dunia, pasti akan kunanti
Meski ke tujuh samudra, pastu ku kan menunggu
Karena ku yakin, Kau hanya untukku
kembali ke –
Pandanglah bintang berpijar
Kau tak pernah tersembunyi
Dimana engkau berada
Disana cintaku

Pernahkah anda berfikir apa jadinya hidup tanpa musik? Bersyukurlah kita sekarang hidup di zaman yang serba canggih sehingga kita bisa mendengarkan musik jenis apapun dengan harga yang sangat murah malah tak jarang gratis. Anda bisa menyaksikan video musik terbaru di Channel V atau di MTV.  Mendownload lagu dari Internet dan tentunya tidak lupa mendengarkan radio.

Musik juga teman yang menyenangkan disaat berolah raga.  Berbicara mengenai olarraga, sudah hampir dua minggu saya tidak berolahraga. Faktor cuaca dan kesibukan adalah penyebabnya.  Jika saya bisa menyelesaikan pekerjaan rumah saya hari ini maka besok tentunya saya bisa berolah raga.  Semenjak berolah raga kembali saya menjadi lebih bugar.  Meskipun porsi makan tidak pernah saya kurangi namun saya merasa kalau celana saya menjadi lebih longgar.

Hal lain, tanaman saya sejauh ini tumbuh dengan baik.  Cabai, terong, dan pokcoy tumbuh dengan sempurna.  Musim hujan membantu pertumbuhannya.  Dalam waktu tiga bulan saya berharap bisa memetik hasilnya.  Hari minggu nanti saya akan memindahkan bibit yang sudah tumbuh ke tempat lain.  Saya ingin bisa merawat kebun sayur dengan teratur namun sepertinya hal tersebut tidak akan terjadi. Minggu kedua November nanti saya akan pergi lagi.  Meskipun tidak lama, namun jadwal berkebun saya akan terlewat.

Waktu sudah menunjukan pukul 10.40 malam.  Saya sudah mulai mengantuk.  Namun saya  belum bisa tidur, saya masih memiliki pekerjaan rumah.  Saya sudah mulai mencicilnya semenjak 3 hari yang lalu namun hingga hari ini masih belum selesai.  Saya akan sudahi disini, dan selamat malam semua.  Selamat beristirahat dan semoga mimpi indah.

PS: Gambar didownload dari Google

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s