Kebun Raya di Malam hari

Anda tentunya sering ke Bogor.  Bagi yang tinggal di Jakarta, Bogor adalah salah satu tempat ‘berteduh’ yang menyenangkan.  Meskipun jumlah penduduk kota Bogor terus bertambah, dan kata warga Bogor, suhu di Bogor juga sudah tidak sesejuk dulu lagi, Bogor masih tetap merupakan kota hijau karena kebun raya yang dia miliki.  Kebun yang dibangun di zaman belanda namun masih terjaga baik hingga sekarang.

Apa yang menarik di Kebun Raya? Berjalan kaki melihat pepohonan mempelajari penjelasan yang tertulis didekatnya bisa menambah wawasan kita akan tanaman.  Selain kita menjadi pintar, kita tentunya akan tenang dan relaks merasakan kesejukan yang ditawarkan ditengah rimbunan kehijauan.  Dan jika kita datang di Pagi hari maka anda dapat merasakan udara yanglebih fresh dan mendengarkan kicauan burung.  Anda bisa menyebrang melewati jembatan merah, namun jalan anda di jembatan merah ini sering terhambat karena banyak orang melakukan pemotretan pre-wedding dsini.

Selain itu anda dapat melihat bunga bangkai, atau kuburan petinggi belanda, dan yang paling menarik adalah anda harus berhenti dan beristirahat di kafe daun. Kafe dengan pemandangan lepas ke rumput hijau luas terbentang.  Dan dari salah satu pojok kafe kita masih bisa melihat air mancur tak jauh dari kolam teratai.

Saya sudah mengunjungi kebun raya mungkin sudah lebih dari 10 kali.  Kunjungan terakhir saya adalah ke kafe daun, beberapa hari yang lalu. Saya baru tahu kalau nasi campur dinamakan dalam bahasa belanda, kalau tidak salah rijtafel.  Makanan disana lumayan enak dan dengan suasana kafe maka makanan tersebut menjadi double enak.

Tapi pernahkah anda berkunjung ke kafe ini pada malam hari? Ternyata gerbang kebun raya masih di buka di malam hari.  Kita dapat menuju ke kafe ini dengan pengarahan cahaya obor.  Sungguh romantis.  Ada sensasi unik duduk di kafe ini malam hari.  Jika anda ingin datang lebih awal dan menyaksikan langit senja yang indah maka datanglah kesini sekitar jam 6.30 sore.

Hal yang menarik yang bisa anda lakukan di malam hari adalah, sambil menunggu hidangan anda disajikan maka ada baiknya anda turun dan berjalan-jalan melihat tanaman disekitar kafe itu sebentar.  Penerangannya cukup bagus. Anda bisa berjalan santai, dibawah sinar bulan dan temaram lampu taman menuju ke kolam teratai.  Ada keunikan tersendiri melihat teratai yang mekar di malam hari.  Diiringi dengan cahaya kodok dan pantulan sinar kafe daun yang mewah di kolam membuat malam anda akan lebih sulit untuk dilupakan.

Setelah puas melihat teratai dan mendengarkan suara kodok dari jarak dekat, anda bisa kembali duduk di meja anda untuk menyantap hidangan anda.  Perut anda sudah cukup lapar sehingga anda akan makan dengan lahap.  Untuk minuman anda bisa minum kelapa muda atau jika anda butuh penghangat badan maka anda bisa memesan bandrek.  Namun jangan kaget jika bandrek anda disajikan dan menemukan kalau tangkai gelasnya ada dua. Anda harus memegang kedua handle gelas tersebut dan meletakkan bibir anda diantara dua pegangan tersebut.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s