Tips memulai sebuah usaha

Bagi anda yang tertarik untuk mencoba peruntungan baru sebagai pengusaha di tahun 2011 nanti, penting bagi anda untuk mampir ke link berikut: http://indonesia.smetoolkit.org/indonesia/id

Pada website tersebut anda bisa belajar banyak mengenai persiapan untuk memulai usaha, cara membuat prencanaan bisnis, cara membuat neraca keuangan, cara untuk mengelola human resources, cara untuk meningkatkan penjualan dan tips pemasaran.  Semua informasi bisnis ada disana.  Hal ini tentu saja akan sangat menguntungkan bagi pemula seperti saya, atau mungkin juga anda.

Saya tidak sengaja menemukan website tersebut ketika saya sedang belajar mengenai cara mempersiapkan rencana bisnis. Ketidaksengajaan tersebut adalah berkah bagi saya.  Banyak artikel dan template yang ada pada website tersebut bermanfaat banyak bagi wirausahawan baru seperti saya.   Saya yakin anda juga akan setuju dengan saya setelah anda berkunjung dan melihat sendiri website tersebut.

Mengelola usaha tidaklah mudah.  Terutama bagi orang yang terbiasa menerima gaji seperti saya.  Kita yang bekerja sebagai karyawan biasa dengan kenyamanan.  Meskipun penjualan perusahaan sedang menurun atau kondisi keuangan perusahaan tempat kita bekerja mmeburuk kita akan tetap menerima gaji.  Sedangkan bagi pemilik perusahaan, terutama pada saat tahun-tahun pertama perusahaan berjalan akan banyak masa-masa dimana pemilik tidak bisa tidur dengan nyaman.  Pemilik harus bekerja keras, berfikir dan mempertaruhkan seluruh waktu dan mungkin asetnya untuk mengembangkan usahanya.

Ditengah kerja kerasnya belum tentu dia memiliki karyawan yang loyal.  Atau pelanggan dan suplier tidak semuanya jujur. Ada hutang dari pelanggan yang belum di bayar, dan mungkin lebih parah lagi ketika pelanggan tersebut akhirnya kabur atau menghilang.  Ketika lima tahun yang lalu saya memulai usaha kecil-kecilan, saya ditipu oleh suplier saya.  Dia meminta saya untuk meminjamkan dia uang karena istrinya masuk rumah sakit.  Sehingga untuk mengerjakan pesanan saya dia tidak memiliki uang lagi. Perjanjian awal adalah saya membayar 50% dan 50% lagi baru akan saya lunasi ketika saya sudah menerima barang dari-nya.

Karena saya memiliki kebutuhan barang untuk kepentingan usaha saya.  Ditambah saya juga kasihan dengan musibah yang menimpa keluarganya, maka saya meminjamkan uang sebesar 50% pelunasan ditambah dengan jumlah lain yang nilainya cukup signifikan.  Ketika saya meminjamkan saya menganggap kalau ini adalah investasi sosial.  Demi hubungan baik kita di masa depan. Namun yang terjadi diluar dugaan, saya tidak lagi bisa menemukannya, orangnya menghilang.  Telfonnya tidak lagi aktif dan tempat dimana dia biasa jualan sudah tidak ada lagi.

Ternyata menjadi pengusaha tidak gampang.  Namun tidak ada kata susah bagi orang-orang yang mau bekerja keras dan belajar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s