Dia sudah punya istri?

Menikah beda suku, beda negara, bukan hal yang asing lagi di zaman sekarang.  Saat ini, dengan harga penerbangan yang terjangkau, orang Indonesia telah banyak bepergian ke luar negri, dan demikian juga sebaliknya.  Dari pertemuan, akhirnya berkenalan, saling mengenal dan mengagumi, jatuh cinta, dan akhirnya menikah.

Teman saya, seorang filipina, menikah dengan orang Indonesia, yang dia temui ketika berkunjung ke Indonesia.  Dia bertugas di Indonesia selama dua tahun. Dia sering bepergian ke daerah terpencil dan menyukai petualang.  Disalah satu daerah, desa kecil di daerah timur Indonesia, dia bertemu dengan pria Indonesia ini.  Pria yang menurut dia langka, karena, pemuda tersebut sangat sopan, lemah lembut, dan penuh basa basi.  Teman saya terkesan dengan hal ini.  Pengalamannya, dia jarang bertemu dengan pemuda seperti ini. Diapun memulai pembicaraan, berkenalan, hingga jatuh cinta.  Teman filipina saya akhirnya mengunjungi keluarga cowok di Jogjakarta.  Hal yang membuat dia terkesan adalah bagaimana orang tua laki-laki dari cowok ini dengan semangat 45 mengeluarkan tumpukan foto keluarga, dan menjelaskan bibit, bebet dan bobot dari keluarga mereka.  Teman saya dengan antusias mendengarkan cerita si bapak ini, karena memang dia menyenai seni, budaya, dan menghargai sejarah.  Dan dia sedikit heran ketika melihat saudara si cowok, dan orang yang ada di rumah tersebut tidak terlalu antusias mendengarkan cerita mengenai silsilah keluarga tersebut. Hal inilah yang membuat orang tua si cowok jatuh cinta dan menerima teman saya ini sebagai menantu.  Well, teman saya memang memiliki pribadi yang menarik, dia cerdas, cantik, ramah, dan juga humble. Untuk menikah, ada beberapa persyaratan yang diminta oleh kedutaan, termasuk surat keterangan kalau keduanya belum pernah menikah sebelumnya.

Saya tidak tahu jika kita menikah di Indonesia sebagai warga Indonesia dengan warga Indonesia surat tersebut dibutuhkan atau tidak. Teman saya bilang tidak. Sehingga banyak kejadian, laki-laki yang sudah menikah ketika bekerja di daerah lain, mengaku bujang, dan menikah perempuan di desa atau kota itu.  Dan ketika si perempuan sudah punya anak, si pria pindah tugas, tidak jarang si pria meninggalkan anak dan istri baru-nya untuk kembali ke keluarga lamanya.  Itulah penting bagi kita untuk melakukan background check.  Jika anda tengah dekat dengan seseorang, dan orang tersebut mengajak anda menikah, jangan terburu-buru menjawab iya, sebelum anda bertemu dengan keluarganya, ayah dan ibunya, dan akan lebih baik juga jika anda berkunjung ke kota dimana dia dibesarkan.  Background check bukan masalah percaya atau tidak.  Tetapi adalah sebuah keharusan.  Jika kekasih anda berkeberatan, maka besar kemungkinan, ada sesuatu yang disembunyikan dari anda.  Namun anda juga harus berlapang dada, dan tidak serta merta menilai orang dari masa lalu-nya. Dia yang anda kenal sekarang mungkin bukan sosok yang sama dengan dia yang dulu.  Namun adalah tidak bisa ditoleransi jika si pria tersebut sudah menikah.

Balik lagi ke teman Filipina saya tersebut, ketika dia berkunjung ke rumah si pria, yang dia lakukan adalah background check.  Dia melihat keluarga si cowok.  Meskipun dia mencintai cowok tersebut, tetapi tidak cukup berkomitmen dengan satu orang, dia juga harus berkomitmen dengan keluarga si cowok. Mereka menikah dengan restu, dan mereka sekarang hidup bahagia dengan satu anak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s