DSLR Fever

Memiliki foto bagus mempunyai kesenangan tersendiri. Terutama jika kita pergi ke suatu tempat yang selama ini kita impikan.
Saya sendiri sangat menyukai daerah pedalaman dan saya termasuk kategori orang yang sering bepergian.  Selama bepergian sering saya menangkap pemandangan atau hal-hal yang menarik yang selayaknya di abadikan.  Namun sering karena keterbatasan alat, fenomena atau objek menarik yang saya temui dalam perjalanan hanya saya abadikan di hati.
Padahal manusia bersifat lupa, sering saya tidak bisa lagi membayangkan apa yang pernah saya lihat atau tempat yang pernah saya kunjungi.

Belakangan saya terobsesi untuk bisa menghasilkan foto yang bagus dan saya berjanji pada diri saya untuk mengabadikan hal yang menarik yang saya temui dan membaginya dengan banyak orang.
Saya terkagum-kagum ketika melihat hasil foto pemenang lomba foto yang diadakan oleh majalah Garuda. Atau saya juga suka takjub melihat foto-foto di majalah National Geographic. Saya tidak habis fikir kenapa orang bisa menjadi sangat hebat dan menghasilkan foto yang luar biasa indah.  Belakangan ini saya juga memiliki teman yang mengembangkan hobi fotografinya.  Mereka membeli kamera DSLR dan ikut komunitas fotografi.  Hasil foto yang mereka hasilkan mengalami peningkatan yang luar biasa.   Melihat itu saya juga tertarik untuk membeli kamera DSLR.  Salah seorang teman saya, Taufik, memperingati saya agar sebaiknya saya jangan ikut-ikutan tren SLR.   Katanya, Jika saya sudah membeli kamera DSLR maka saya akan ketagihan.  Dan jika saya sudah ketagihan maka saya akan menghabiskan sejumlah uang yang tidak sedikit bahkan bisa puluhan juta.  Mulai dari membeli lensa, tripod, filter, dan banyak hal lainnya.

Taufik ada benarnya. Saya sudah bicara dengan beberapa orang yang sudah beralih ke kamera DSLR, dan mereka menjadi ketagihan, dan mengeluarkan uang hingga puluhan juta.  Taufik bercerita mengenai lensa yang dibelinya seharga 7 juta dan seharga 10 juta.  Kita akan cenderung tergoda, karena dengan menambahkan lensa dan beberapa aksesoris lainnya, foto kita akan menjadi semakin bagus.  Tak jarang akhirnya penggemar fotografi serius akan berganti komputer, mereka akan mengganti laptop mereka dengan laptop spec tinggi, sehingga bisa mendownload foto dan juga mengedit-nya dengan software seperti photoshops.  Salah seorang teman saya, tergoda untuk memiliki “Aple” karena dia membutuhkan komputer yang tepat untuk desain grafis dan mengedit foto.  Taufik juga mengingatkan saya akan tujuan saya membeli kamera.  Apakah saya benar-benar membutuhkannya, atau lebih dari sekedar kebanggaan ketika di upload di facebook? hhhhmm…. poin taufik ada benar-nya.  Tujuan saya lebih sekedar untuk mengahasilkan foto bagus, yang kemudian di upload di facebook, dan mendapatkan tanggapan ‘keren’ dari banyak orang.  Saya akhirnya memutuskan tidak jadi membeli-nya.

Tetapi setelah 8 bulan pembicaraan itu berlalu, dan alasan apapun yang diberikan untuk tidak membeli kamera DSLR tidak mempan lagi, apa yang harus dilakukan? bagaimana jika ingin beralih ke kamera DSLR it’s because simply you want it.  Tidak perlu justifikasi.  Ingin beralih ke kamera DSLR, karena terkagum-kagum melihat hasil foto yang dihasilkan oleh kamera national geographic, dan kita ingin memiliki foto yang sama, setidaknya menyerupai sedikit.  Atau kita hanya ingin mengabadikan hal-hal indah yang kita temui.  Jika dengan kamera biasa kita bisa menghasilkan foto yang bagus, tidak ada salahnya juga menghasilkan kamera lebih bagus dengan peralatan yang juga lebih bagus.  Harga tidak akan bohong.  Semakin bagus peralatan yang kita miliki maka hasil dari foto yang dihasilkan akan lebih bagus lagi.

Setelah dengan penuh keyakinan dan hasrat untuk membeli, lagi-lagi saya batal membeli. Malah saya membelikan kamera DSLR untuk adek saya, bukan untuk diri saya.  Terus, akankah saya bertahan untuk tidak membeli, atau saya akan mempertimbangkan untuk memiliki satu? sepertinya hal tersebut akan terjadi dalam waktu dekat.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s