Mengelola waktu Luang

Saya menerima pekerjaan di daerah terpencil.  Kerjanya santai. Setidaknya untuk saat ini. Berbeda dengan perusahaan dimana saya dahulu bekerja.  Di satu sisi hal ini menyenangkan, dan ini jugalah yang menjadi alasan kenapa saya terima pekerjaan tersebut.  Namun memiliki banyak waktu tetapi tidak memiliki teman malah saya jadi blingsatan.  Saya bingung dengan banyaknya waktu yang saya punya. Ternyata hidup di tempat terpencil tanpa teman dan keluarga ternyata punya banyak tantangan.

Secara perlahan saya membangun hidup disini. Saya mencari rumah tinggal. Saya melengkapi perabotan. Saya membeli TV dan DVD palyer, dan menyiapkan rencana-rencana bagaimana saya bisa menggunakan waktu saya secara efektif.  Kemarin saya beruntung bisa menemukan DVD yang menarik. DVD bajakan dengan harga 10 ribu rupiah. Film yang dibintangi oleh Demi Moore dengan judul Half Light.

Saya tersenyum senang dan mendapat inspirasi dalam memanfaatkan waktu yang saya miliki. Demi Moore di dalam film tersebut dikisahkan sebagai seorang pengarang. Anaknya meninggal, dan diapun mengasingkan diri ke sebuah rumah di pinggir pantai yang jauh dari keramaian.  Kenapa saya tidak berfikir untuk menjadi pengarang. Saya memiliki tempat yang nyaman. Pemandangan yang bagus. Saya memiliki pendapatan. Saya memiliki banyak waktu. Saya memiliki listrik dan semua fasilitas yang dibutuhkan. Saya disini hidup sendiri jauh dari keluarga dan teman. Di tempat tinggal saya sekarang sunyi tidak banyak yang bisa dilakukan. Terus kenapa saya tidak mencoba untuk menulis?

Emang menjadi penulis itu mudah? Tidak bagi saya. Yang saya miliki hanyalah sebuah keinginan. Tetapi saya tidak memiliki cukup skill dan pengetahuan untuk itu. Saya tidak tahu harus memulai dari mana.

Dari dahulu saya memimpikan bisa hidup di keterasingan. Di tempat yang terpencil, sunyi, tenang dengan pemandangan yang mencengangkan. Saya membayangkan kalau saya akan menjadi pelukis dan penulis. Aneh? Hmmm… saya setuju dengan anda. Saya sendiri yang menjalaninya juga merasakan kalau keinginan saya tersebut aneh. Kenapa saya tidak memilih karir atau melakukan hal yang dilakukan oleh orang kebanyakan.  Tetapi disisi lain, jikalau saya memilih jalan tersebut maka saya tidak akan pernah menuliskan ini. Jikalau saya tidak berada di pulau terpencil seperti ini, maka saya tidak akan memiliki banyak waktu luang, saya tidak akan punya waktu atau tidak punya keinginan untuk menulis.

Saya sudah merasa nyaman dengan pilihan saya. Aneh disini   saya anggap lebih sebagai pujian sekarang. Jikalau anda juga merasa kalau pilihan anda adalah pilihan yang jarang dipilih oleh orang maka anda seharusnya bangga. Anda tidak mengikuti arus, artinya anda bukan orang kebanyakan. Andaorang yang unik, kreatif, dan yang terpenting anda bangga dengan pilihan karir atau pilihan anda tersebut.

Balik lagi ke topik ‘banyak waktu dan apa yang harus dilakukan’. Anda yang kebetulan mampir di blog ini, jika anda punya ide brilian maka jangan sungkan untuk meninggal komen. Atau jikalau anda juga ingin menjadi penulis, sudah memulainya dan mungkin juga sudah sukses menerbitkan buku best seller, maka sudilah kiranya untuk berbagi bagi tips.

 

Rich Farmer. 22/8/2012

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s