Hotel Padaido di Biak Papua

Selama ini ketika saya menginap di Hotel Intsia di Biak, saya selalu mendapatkan kamar meski saya tidak pernah membooking sebelumnya. Tetapi kali ini saya tidak beruntung. Ketika saya tiba di hotel tersebut si mbak-nya bilang kalau hotel penuh. Tidak ada satu kamarpun yang tersisa untuk saya.  Saya minta rekomendasi hotel lain ke si mbak resepsionis dia menyarankan agar saya pergi ke Padaido hotel yang hanya beberapa langkah dari hotel Intsia.

Saya belum pernah mendengar nama hotel tersebut sebelumnya. Sayapun berjalan ke sana. Yang saya lihat hanya rumah bercat biru. Tetapi ketika saya masuk ke dalam saya terkesima karena saya menemukan kamar-kamar dengan pemandangan yang menghadap langsung ke laut, atau tepatnya dermaga dimana banyak kapal-kapal nelayan bersandar. Padaido hanya memiliki lima kamar yang semuanya menghadap ke laut, teras yang dibatasi dinding sehingga kita tidak akan terganggu oleh tetangga kamar sebelah. Ada juga kursi-kursi dan meja sehingga memungkinkan kita untuk bisa duduk diluar.  Kamar dilengkapi dengan AC, TV kecil, ukuran kamar mandi dan kamar cukup luas.  Biaya menginap permalam adalah 350.000 per malam.

Meski hanya hotel kecil, namun layanan mereka professional dan ramah.  Untuk sarapan pagi, ada kopi dan roti bakar.  Berbeda dengan banyak tempat dimana kopi langsung di campur dengan gula, penyajian kopi disini seperti penyajian kopi hotel bintang.  Didalam nampan akan ada cangkir, satu ceret kopi, sendok, gula sachet.  Kopinya enak, dan anda tidak akan mengeluh kalau kopi-nya kemanisan.

Intsia sudah menempati satu tempat di hati saya. Tapi Padaido juga berhasil memenangkan satu tempat juga di hati saya. Tidak seperti hotel Instia yang kamar dan tamunya cukup banyak, hotel Padaido sepi dan tenang. Tidak ada orang yang lalu lalang. Jikalau anda menginginkan tempat yang tenang, menghindar dari kesibukan kerja, melupakan kepenatan dan kegelisahan, dan memiliki budget yang sedang, maka Padaido hotel bisa menjadi alternatif pilihan anda.

Ternyata Padaido hotel lebih dari sekedar tempat akomodasi. Padaido Hotel melayani turis yang ingin snorkling atau diving di pulau Padaido. Ternyata Hotel Padaido dikenal dikalangan turis. Konon si pemilik hotel berbahasa inggris dengan lancar. Mereka juga menawarkan paket wisata memancing.  Saya sempat bertamu untuk sewa speedboat atau perahu motor untuk pergi ke pulau Padaido, tetapi jumlah biaya yang disebutkan diluar jangkauan saya. Mungkin saya hanya bisa mengagumi pulau padaido dari tulisan yang saya baca atau gambar-gambar yang saya lihat.  Tetapi bisa jika anda memiliki kemampuan, anda bisa datang menyaksikan sendiri keindahannya. Pulau padaido terdiri dari gabungan beberapa pulau kecil. Dimana disitu bisa ditemukan kapal karam yang merupakan bagian dari sejarah perang dunia ke 2.

Biak, 21/11/2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s