Penginapan di Biak Papua

Setelah sekian lama tidak menginap di hotel Instia, kali ini saya mencoba kembali kesana. Petugas resepsionisnya mengenali saya dan bertanya kenapa saya tidak pernah datang lagi.

Iya. Belakangan saya lebih memilih menginap di hotel Irian. Tinggal di daerah terpencil, saya mengalami kesulitan mengakses Internet. Makanya ketika menginap di kota, saya akan selalu mencari hotel yang ada akses Internet gratisnya. Di Hotel Irian, selain dekat ke Bandara, mereka juga menyediakan akses internet 24 jam.  Hotel yang bagus dengan pemandangan pantai yang Indah.

Bagaimanapun dari segi harga, Instia memiliki keunggulan. Jikalau anda hanya transit kadang tentunya berfikir untuk mencari hotel yang sederhana saja. Dahulu untuk kamar Deluxe di Instia saya membayar sekitar 350 ribuan include tax.  Namun ternyata harga tersebut sudah naik. Sekarang untuk kamar deluxe saya membayar 400 ribu rupiah.  Dan parahnya jikalau kamar deluxe diisi berdua, mereka mencharge 100 ribu lebih mahal sehingga kamar deluxe menjadi 500,000.  Sementara di hotel Irian, kamar superior, dengan kondisi yang jauh lebih bagus dari pada kamar deluxenya Instia, saya hanya membayar 550,000 rupiah. Sementara untuk taksi dari Bandara ke hotel Instia, anda harus membayar 80 ribu satu kali jalan atau 160,000 rupiah pp.  Kesimpulannya, dengan membandingkan fasilitas yang ada, hotel Irian jauh lebih murah, value for money.

Adapun demikian, Instia masih mempertahankan keunikan yang membuat dia berbeda dari hotel lain.  Selain sarapan pagi, mereka menawarkan makan siang dan malam. Meskipun makanan tersebut sangat sederhana, tetapi bagi anda yang kelelelahan dan malas pergi keluar mencari makan maka hotel ini bisa menjadi pilihan. Di Sore hari mereka juga menyediakan tea and coffee plus snack seperti goreng pisang.  Di Instia, saya tidak merasa tinggal di hotel, ada perasaan seperti tinggal di rumah, penghuni kamar biasanya saling bertegur sapa, terutama ketika makan di ruang makan. Layanan mereka juga baik dan ramah.  Di belakang hotel anda bisa duduk dan menikmati semilir angin pantai.

April, 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s