Memasak Lasagna

Saya hobby memasak, tetapi dulu, saya memiliki keterbatasan anggaran untuk bereksperimen memasak berbagai masakan.  Dan ketika saya memiliki cukup uang yang memungkin saya bisa membeli peralatan masak lengkap dan juga memasak berbagai masakan, giliran saya tidak memiliki waktu.  Tetapi sekarang saya memiliki keduanya, saya memiliki cukup anggaran dan juga waktu.  So, untuk beberapa waktu ke depan, saya akan mulai sering posting berbagai resep masakan.

Kali ini saya akan bercerita mengenai bagaimana cara memasak Lasagna.  Pertama, untuk menemukan resep, bahan apa saja yang dibutuhkan, takaran, langkah-langkah memasak bisa google dengan kata kunci resep lasagna, hitungan detik Anda akan langsung menemukan.  Jika masih belum cukup mengerti, maka bisa juga melihat video cara memasak lasagna di youtube.  Tidak sulit, Anda juga bisa melakukannya.

Lasagna yang saya bikin agak sedikit berbeda dengan lasagna yang dijual di restoran, cafe atau yang disajikan di hotel. Versi lasagna asli, biasanya banyak saus tomat, dan saya tidak terlalu suka. Sehingga untuk lasagna versi saya, saya mengurangi saus tomat, saya menambahkan sesuai yang saya suka. Selain itu, saya tidak menggunakan pasta tomat, saya menggunakan tomat segar yang saya cincang.

Saya menyukai rasa gurih dan agak asin, sehingga ketika menumis daging, saya memastikan kalau saya menambahkan cukup garam.  Daging yang sudah saya tumis, saya tambahkan dengan susu, saya memberi satu kaleng susu bear brand.  Jangan lupa untuk menambahkan sedikit tepung, versi saya melarutkan tepung sedikit dengan air sebelum mencampurkan ke tumis daging.

Untuk keju saya menggunakan dua keju, satu keju cheddar kraff, dan kedua saya menggunakan keju Mozarella.  Keju saya parut dan di tebar, tidak saya campurkan dengan daging.

Setelah bahan daging selesai dimasak, saya menaro lapisan pasta lasagna satu persatu di sebuah box alumunium foil yang banyak di jual di hipermart, saya tambahkan daging, saya tambahkan keju, saya saya kasih lapisan pasta lagi, daging dan keju, kemudian saya masukkan ke oven yang sebelumnya sudah dipanaskan. Dari setengah kilo daging, saya mendapatkan dua kotak lasagna. Di panggang dua puluh menit dengan suhu 160 derajat, dan hasilnya, aroma daging panggang harum dan lasagna yang super lezat.

Saya lebih menyukai lasagna yang saya buat dibandingkan dengan lasagna yang saya beli jadi.  Makanan adalah selera kita, sehingga kita tidak harus seratus persen tunduk dengan segala yang tertulis di resep, kita selalu bisa menyesuaikan dengan selesa kita.  Tetapi untuk beberapa jenis masakan lain, tentu tetap ada aturan baku dimana kita tidak bisa mengurang dan menambah sesuka kita, misal ketika kita membuat roti, untuk roti sebaiknya diikuti 100% apa yang tertulis diresep, tetapi diluar dari itu, Anda bebas bereksperimen.

Bagi Anda yang memiliki banyak waktu dan bingung mau ngapain mungkin tidak ada salahnya mempertimbangkan untuk menekuni hobby memasak.  Baik pria atau wanita, memiliki kemampuan memasak selalu keren.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s