Satu bulan puasa berat naik 2.5 KG

bubur sumsumResep-Kolak-Biji-Salak

Saya sangat yakin kalau saya tidak sendirian. Naik berat badan sehabis puasa dan lebaran. Sebenarnya agak ironis, ketika berpuasa selama satu bulan penuh tetapi berat badan justru naik. Tetapi ketika diingat kembali bagaimana saya makan tidak terkontrol ketika berbuka hingga tengah malam, dan juga makan banyak ketika sahur semua menjadi terasa masuk akal. Apalagi ketika lebaran, semua jenis lemak, gula, dan semua makanan berkalori tinggi lainnya saya hajar.  Saya memadamkan semua rambu-rambu.  Saya membiarkan diri lepas dan bebas. Hari kemenangan, cuma satu kali setahun, saya memberikan diri pembenaran.

serabi

Sehari-hari di luar puasa dan lebaran, saya cukup disiplin dengan makanan. Tetapi sebelumnya saya harus membuat pengakuan. Saya senang makan. Senang sekali. Saya selalu merasa lapar. Dan ketika saya makan saya susah berhenti. Saya bisa menghindari gorengan, tetapi saya menyukai makanan manis. Saya bisa tidak makan cake coklat atau ice cream, tetapi saya tetap harus mengkonsumsi makanan manis, ya, saya masih kesulitan menghindari yang namanya gula baik putih atau merah. Gula tebu atau gula kelapa. Bahkan juga madu dan kurma.  Salah satu doa saya kepada Tuhan adalah menghentikan hobby makan saya.  Menghentikan otak yang selalu memikirkan makanan.  Banyak hal yang harus saya fikirkan. Iya, hidup itu berat.  Tetapi makanan sudah mengambil alih semua ruang di otak saya, sehingga pagi, siang dan malam yang saya bayangkan adalah makanan yang saya inginkan.

Selama ini saya makan banyak tetapi saya menggantinya dengan jenis sehat. Semaksimal mungkin saya berusaha, meski tidak selalu berhasil. Tetapi sering juga berhasil. Selain itu saya juga olah raga. Sehingga sebelum puasa berat saya relatif normal, dan stabil. Meski… makan saya banyak. Saya makan dengan porsi lebih banyak dari makan rata-rata perempuan Indonesia. Saya makan dengan piring penuh, dan juga ada beberapa mangkok lain yang menunggu, dan saya menghabiskan semuanya dalam satu kali duduk. Anda pasti menyangka saya kuli. Saya berharap kalau saya memang demikian. Karena jika kuli, meski makan banyak energi yang masuk akan dibakar. Tetapi saya lebih banyak menggunakan otak dibanding fisik. Kesempatan saya olahraga adalah ketika saya ke Gym, dan itu hanya tiga kali seminggu. Satu jam di Gym paling saya hanya membakar 300 kalori, sedangkan satu bungkus nasi padang bernilai sekitar 600 kalori. 15 menit menghabiskan satu bungkus nasi padang setara dengan olahraga di gym, memang hidup itu tidak adil.  Tetapi tunggu dulu.. saya sudah lama tidak makan nasi padang. Seperti yang saya bilang, saya makan banyak tetapi saya bijak dan cerdas dalam memilih jenis makanan.  Saya mengkonsumsi banyak buah dan sayur, tinggi protein dan rendah karbohidrat. Saya sudah membatasi konsumsi lemak tetapi saya masih sulit mengontrol konsumsi gula (makanan manis).

Kembali lagi ke bulan puasa dan lebaran, itu semua memang kesalahan saya. Saya tergoda dan tidak lagi disiplin dengan pola hidup sehat saya.  Bayangkan sehabis berbuka, dengan konsumsi sekitar 1500 kalori (banyak lemak dan karbohidrat), saya tidur. Kemudian jam 11 malam bangun lagi, makan sekitar 1000 kalori (makan kolak, bubur dan sejenisnya), akan selama satu jam kemudian tidur lagi. Habis sahur sehabis makan banyak juga tidur, sekitar 500 kalori.

Tetapi saya tidak merasa bersalah. Berat saya naik 2.5 kilo. Dan mulai besok saya akan kembali menjalani hidup sehat.  Makan teratur dan terkontrol. Aktivitas fisik dan istirahat yang teratur.  Tetapi pelajaran yang bisa saya petik adalah memang konsumsi gula (makanan manis) memang harus dibatasi karena kalorinya yang tinggi.  Selain itu, hindari makan banyak menjelang tidur, karena kelebihan energi akan langsung disimpan menjadi lemak.

Bagaimana dengan Anda? Selamat bagi yang berhasil menurunkan berat badan selama bulan puasa.  Anda adalah penenang sebenarnya. Seperti motto the biggest loser, winning by losing..

 

Note: sumber foto dari google. 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s