Kembalilah bermimpi

Dream-Big

Saya memiliki seorang teman yang jauh lebih muda jika dibanding dengan umur saya.  Dia memiliki segudang mimpi.  Saya melihat diri saya yang dulu pada dirinya. Diri saya ketika masih seusianya dan memiliki segudang mimpi.  Seiring perjalanan hidup, jatuh bangun, terutama kita mengalami banyak kegagalan, kita cenderung untuk menghilangkan mimpi-mimpi, kita bahkan tidak berani lagi bermimpi.  Kita menyebutnya bahwa kita beranjak dewasa dan belajar menjadi realistis.  Tetapi ketika kita melakukan hal tersebut, sebagian dari diri kita mati.

Teman saya tersebut membagi mimpinya dengan saya, menceritakan harapan dan juga kegelisahannya.  Ternyata mendengarkan mimpi dia tersebut telah mengembalikan semangat yang telah lama mati pada diri saya. Dan dengannya saya mulai belajar kembali bermimpi. Saya merasa hidup kembali.  Adalah benar pepatah yang mengatakan kalau orang akan mati ketika dia berhenti untuk bermimpi. Ternyata sudah cukup lama saya menjadi pribadi yang mati.

Hidup boleh berjalan tidak sesuai rencana, tetapi bukan berarti kita berhenti berencana. Ketika kita gagal maka kita harus mencoba kembali, kembali dan kembali, hingga akhirnya kata gagal tersebut hilang dari kamus kita.

Jika Anda pernah berada di situasi at the lowest, dimana anda kehilangan segalanya, bahkan teman, dan terakhir rasa percaya diri, maka Anda akan paham ketika saya mengatakan bahwa sulit bagi Anda untuk kembali bermimpi.  Tetapi hanya dengan bermimpi itulah kita bisa bangkit kembali, tanpa itu, kita akan terus terpuruk dan akhirnya terlupakan.

Semua berubah

Roda berputar.  Hidup berubah. Tidak akan ada yang tetap sama, demikian juga dengan penderitaan dan kesedihan kita.  Kita mungkin kehilangan banyak, tetapi akan ada masa dimana kita akan mendapatkannya kembali. Tetapi untuk itu kita tidak boleh diam dan menunggu.  Kita harus berjuang dan meraihnya.

Teman saya menjadi pengingat saya, bahwa betapa saya telah mensia-siakan hidup dan larut dalam kegagalan, tetapi artikel ini, mungkin juga bisa menjadi pengingat bagi Anda bahwa inilah waktu Anda bangkit kembali.  Jika tidak sekarang kapan lagi?

Mulailah dengan perlahan

Bangkitlah. Bangkitlah secara perlahan.  Mulailah dari hal yang kecil. Pertama, Anda bisa memperbaiki diri, perbaiki pola makan Anda, berolahraga dan tingkatkan kekuatan fisik Anda, jika Anda kelebihan berat badan maka Anda bisa mencoba mengurangi kelebihan berat tersebut, percayalah dengan perubahan internal yang Anda buat maka kondisi eksternal Anda juga akan berubah.

Singkirkan yang tidak perlu

Lihat lemari kulkas Anda, lihat lemari makanan Anda, singkirkan semua jenis makanan junk food, makanan tidak sehat, makanan yang mengandung lemak dan kalor tinggi. Jika Anda merokok, cobalah untuk menguranginya atau bahkan menghentikannya. Yakinlah Anda bisa.  Bertarung dengan diri sendiri adalah hal yang paling mengasyikkan.  Kita mungkin berpikir bahwa dunia di luar sana adalah musuh kita, tetapi percayalah musuh kita sebenarnya ada di dalam diri kita.  Jika Anda bisa memenangkan pertarungan menghadapi diri Anda maka Anda akan dapat memenangkan beribu pertempuran lainnya di luar sana.

Maafkan dan lupakan

Jangan lupa memaafkan diri Anda.  Tanpa kita sadari terkadang kita lebih keras ke diri kita sendiri dibandingkan ke orang lain.  Kita bisa memaafkan orang lain, tetapi kita tidak memaafkan diri kita.  Maafkanlah.  Maafkan diri kita dan orang lain. Maaf kan dan lupakan.  Ikhlaskan.  Let it go, karena hanya dengan melakukan ini Anda bisa mencoba awal yang baru.  Forgive and forget.

Kembalilah bermimpi, dan persiapkan diri Anda untuk meraih mimpi tersebut.

 

RF, Jakarta, 8/4/2016

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s